Jumat, 20 Desember 2013

A. PENGERTIAN DAN MANFAAT ILMU AKHLAK

A.      PENGERTIAN ILMU AKHLAK

Dari sudut kebahasaan, akhlak berasal dari bahasa Arab, yaitu isim mashdar (bentuk infinitif) dari kata akhlaqa, yukhliqu, ikhlaqan, sesuai dengan timbangan (wazan) tsulasi majid af’ala, yuf’ilu if’alan yang berarti al-sajiyah (perangai), ath-thabi’ah (kelakuan, tabi’at, watak dasar), al-‘adat (kebiasaan, kelaziman), al-maru’ah (peradaban yang baik), dan al-din (agama).
Ada lima ciri yang terdapat dalam perbuatan akhlak, yaitu:
Pertama, perbuatan akhlak adalah perbuatan yang telah tertanam kuat dalam jiwa seseorang, sehingga telah menjadi kepribadiannya.
Kedua, perbuatan akhlak adalah perbuatan yang dilakukan dengan mudah dan tanpa pemikiran.
Ketiga, perbuatan akhlak adalah perbuatan yang timbul dari dalam diri yang mengerjakannya, tanpa ada paksaan atau tekanan dari luar.
Keempat, perbuatan akhlak adalah perbuatan yang dilakukan dengan sesungguhnya, bukan main-main atau karena bersandiwara.
Kelima, perbuatan akhlak (khususnya akhlak yang baik) adalah perbuatan yang dilakukan karena ikhlas semata-matakarena Allah, bukan karena ingin dipuji orang atau karena ingin mendapatkan suatu pujian.

B.      MANFAAT MEMPELAJARI ILMU AKHLAK

 

Tujuan kita mempelajari ilmu akhlak danpermasalahannya menyebabkan kita dapat menetapkan sebagian perbuatan lainnya sebagai yang baik dasebagian perbuatan lainnya sebagai yang buruk. Bersikap adil termasuk baik, sedangkan berbuat zalim termasuk perbuatan buruk, membayar utang kepada pemiliknya termasuk baik, sedangkan mengingkari utang termasuk perbuatan buruk. Ilmu akhlak juga akan berguna secara efektif dalam upaya membersihkan diri manusia dari perbuatan dosa dan maksiat. Diketahui bahwa manusia memiliki jasmani dan rohani. Jasmani dibersihkan secara lahiriah melalui fikih, sedangkan rohani dibersihkan secara batiniah melalui akhlak.
Ilmu Akhlak bertujuan untuk memberikan pedoman atau penerangan bagi manusia dalam mengetahui perbuatan yan baik atau yang buruk. Terhadap perbuatan yang baik ia berusaha melakukannya, dan terhadap perbuatan yang buruk ia berusaha untuk menghindarinya.
Nata,Abuddin.2012.Akhlak Tasawuf.Jakarta: Penerbit PT RajaGrafindo Persada

Tidak ada komentar:

Posting Komentar