v
Arti jihad
Dalam bahasa arab, yang dimaksud dengan jihad secara Etomologi adalah
mencurahkan segala kemampuan dan daya upaya.
Secara terminologi, istilah jihad diartikan oleh madzhab HANAFI: sebagai ajakan kepada agama yang benar dan memerangi orang yang tidak menerima ajakan tersebut, baik dengan menggunakan harta maupun jiwa.
SYAFI’I: yang di maksud dengan jihad adalah “memerangi orang-orang kafir untuk menjayakan islam”.
Secara terminologi, istilah jihad diartikan oleh madzhab HANAFI: sebagai ajakan kepada agama yang benar dan memerangi orang yang tidak menerima ajakan tersebut, baik dengan menggunakan harta maupun jiwa.
SYAFI’I: yang di maksud dengan jihad adalah “memerangi orang-orang kafir untuk menjayakan islam”.
v . Keutamaan jihad dan posisinya dalam ajaran islam
Dalam islam, jihad merupakan puncak ajaran, pagar penjaga dasar-dasar agama, dan juga pelindung bagi negara islam dan juga umat islam.
Dalam islam, jihad merupakan puncak ajaran, pagar penjaga dasar-dasar agama, dan juga pelindung bagi negara islam dan juga umat islam.
v Syarat-syarat Jihad
1. islam
2.Baligh
3.Berakal
4.merdeka
5.laki-laki
6.tidak ada uzur
7.ada biaya nafkah
1. islam
2.Baligh
3.Berakal
4.merdeka
5.laki-laki
6.tidak ada uzur
7.ada biaya nafkah
Islam, baligh, dan berakal merupakan syarat
yang harus terpenuhi dalam melakukan amal-amal keagamaan lainnya. Adapun
persyaratan merdeka adalah berdasarkan praktik Nabi Muhammad saw. yang membaiat
orang yang merdeka untuk memeluk islam dan berjihad, sedangkan hamba sahaya di
baiat untuk memeluk islam saja tanpa ada tuntutan berjihad.
v Orang-Orang yang berkewajiban untuk berjihad
Jihad diwajibkan kepada orang yang sanggup melakukan nya.adapun terhadap orang yang tidak mempunyai kemampuan, tidak ada kewajiban untuk berjihad.seperti, orang buta,pincang,orang sakit,orang yang sudah tua,orang yang lemah dan terpotong tanganny, orang yang tidak mempunyai nafkah,anak kecil,wanita dan hamba sahaya.
Jihad diwajibkan kepada orang yang sanggup melakukan nya.adapun terhadap orang yang tidak mempunyai kemampuan, tidak ada kewajiban untuk berjihad.seperti, orang buta,pincang,orang sakit,orang yang sudah tua,orang yang lemah dan terpotong tanganny, orang yang tidak mempunyai nafkah,anak kecil,wanita dan hamba sahaya.
v Kewajiban sebelum perang
Pelaksanaan jihad merupakan tanggung jawab imam (pemimpin) sehingga semuanya tergantung kepada ijtihad nya. Dalam hal ini, rakyat harus taat dan patuh terhadap kebijakan imam.
Pelaksanaan jihad merupakan tanggung jawab imam (pemimpin) sehingga semuanya tergantung kepada ijtihad nya. Dalam hal ini, rakyat harus taat dan patuh terhadap kebijakan imam.
v Siapakah musuh yang boleh dibunuh dan siapakah yang tidak boleh di bunuh
ketika dalam peperangan.
Dalam peperangan, diperbolehkan membunuh semua pihak musuh yang ikut berperang, baik yang berstatus sebagai pencetus perang, pengatur strategi, maupun tentara di lapangan.
Dalam peperangan, diperbolehkan membunuh semua pihak musuh yang ikut berperang, baik yang berstatus sebagai pencetus perang, pengatur strategi, maupun tentara di lapangan.
v Yang wajib dilakukan Mujahidin sewaktu perang
Ketika berkecamuk perang, para mujahid haruslah menguatkan hati dan pantang mundur menghadapi musuh, jika menurut perhitungan kekuatan musuh memang bisa ditandingi.
Ketika berkecamuk perang, para mujahid haruslah menguatkan hati dan pantang mundur menghadapi musuh, jika menurut perhitungan kekuatan musuh memang bisa ditandingi.
v Tahapan ma’ruf
Ø Memperkenalkan dan
memberi pengajaran atau nasihat sederhana
Ø Memberi pengajaran
atau nasihat dengan kata-kata
Ø Memberi nasihat
dengan perkataan keras dan tegas
Ø Dengan perbuatan
langsung, menggunakan kekuatan dan mencegah seseorang dari melakukan maksiat
dan dosa
Ø Memarahi, memukul
dan memberikan ancaman kepada seseorang dari berbuat zalim agar dia berhenti
MENJALIN
PERSAUDARAAN DENGAN NON MUSLIM
Toleransi
dalam KBBI adalah sifat atau sikap toleran, dua kelompok yang berbeda
kebudayaan saling berhubungan dengan penuh keindahan
Saudara
dalam bahasa al-quran adalah akh. Kata
ini mempunyai makna “persamaan dan keserasian”.
Agama
berpesan bahwa hubungan antar manusia adalah hubungan persaudaraan.
Nabi
mengajarkan kita “kunjung mengunjungilah
dan bertukar hadialah”
Dalam
ayat lain menjelaskan “allah tidak melarang mu sekalian untuk berbuat baik dan
memberi sebagian hartamu kepada yang tidak seagama dengan mu, selama mereka
tidak memusuhimu. Dalam agama atau mengusir kamu dari kampung halaman mu” (Qs.
60:9).
Itulah cerminan persaudaraan yang diajarkan oleh islam
Itulah cerminan persaudaraan yang diajarkan oleh islam
Agama
tidak melarang menerima maupun memberi hadiah kepada non muslim, selagi mereka
tidak melahirka pencemaran akidah. Ada riwayat Nabi sendiri menerima hadiah dari penguasa mesir yang beragama
kristen, salah satunya seorang gadis bernama mariah.
Al—quran pun menjelaskan “bukan urusan mu memberi petunjuk kepada mereka. Allah lah yang memberi petunjuk. (al-baqarah:272)
dengan kata lain, ayat diatas menegaskan janganlah mengaitkan hadiah atau bantuan dengan keimanan dan kekufuran, tetapi pemberian itu semata hanya untuk persaudaraan dan ukhuah antar sesama.
Al—quran pun menjelaskan “bukan urusan mu memberi petunjuk kepada mereka. Allah lah yang memberi petunjuk. (al-baqarah:272)
dengan kata lain, ayat diatas menegaskan janganlah mengaitkan hadiah atau bantuan dengan keimanan dan kekufuran, tetapi pemberian itu semata hanya untuk persaudaraan dan ukhuah antar sesama.
Kesatuan Sumber Agama
Dalam
alquran menyebutkan secara berdampingan tempat-tempat suci dimana ajaran agama
terbesar yang pertama kali muncul.
Wa
al-tini wa al-zaitun wa thurrisiniin wa hadhal al baladul amin (Qs, at-tin 1-3)
Ddan
dalam perjanjian lama , dalam kitab ulangan 33:2-3 dinyatakan “ tuhan telah
datang di torsina dan telah terbit bagi mereka tin dari seir, kelihata dia
dengan gemerlapan cahayanya di gunun paran”
Sejara
mencatat dan kenyataan membuktikan bahwa ke empat manusia agang tersebut telah
menjadi panutan terbesar bagi ratusan juta umat manusia. Kita juga berkewajiban
menghormati serta memberikan kesempatan yang seluas-luasnya bagi pemeluknya,
untuk melaksanakan tuntunan yang mereka ajarkan.
Kita dapat simpulkan bahwa tempat bermula munculnya 4 agama itu telah di sebutkan di dalam alquran. Dan itu memberi isyarat bahwa semua agama bersumber dari satu sumber. Hanya saja di sayangkan bahwa akibat berlalunya masa yang berkepanjangan dan adanya campur tangan manusia, maka sedikit atau banyak terjadi penambahan dari aslinya.
Kita dapat simpulkan bahwa tempat bermula munculnya 4 agama itu telah di sebutkan di dalam alquran. Dan itu memberi isyarat bahwa semua agama bersumber dari satu sumber. Hanya saja di sayangkan bahwa akibat berlalunya masa yang berkepanjangan dan adanya campur tangan manusia, maka sedikit atau banyak terjadi penambahan dari aslinya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar