Minggu, 29 Desember 2013

Jihad amarma’ruf dan nahi mungkar.

v  Arti jihad
Dalam bahasa arab, yang dimaksud dengan jihad secara Etomologi adalah mencurahkan segala kemampuan dan daya upaya.

Secara terminologi, istilah jihad diartikan oleh madzhab HANAFI: sebagai ajakan kepada agama yang benar dan memerangi orang yang tidak menerima ajakan tersebut, baik dengan menggunakan harta maupun jiwa.
SYAFI’I: yang di maksud dengan jihad adalah “memerangi orang-orang kafir untuk menjayakan islam”.

v  . Keutamaan jihad dan posisinya dalam ajaran islam

Dalam islam, jihad merupakan puncak ajaran, pagar penjaga dasar-dasar agama, dan juga pelindung bagi negara islam dan juga umat islam.
v   Syarat-syarat  Jihad

1. islam
2.Baligh
3.Berakal
4.merdeka
5.laki-laki
6.tidak ada uzur
7.ada biaya nafkah
Islam, baligh, dan berakal merupakan syarat yang harus terpenuhi dalam melakukan amal-amal keagamaan lainnya. Adapun persyaratan merdeka adalah berdasarkan praktik Nabi Muhammad saw. yang membaiat orang yang merdeka untuk memeluk islam dan berjihad, sedangkan hamba sahaya di baiat untuk memeluk islam saja tanpa ada tuntutan  berjihad.
v  Orang-Orang yang berkewajiban untuk berjihad

Jihad diwajibkan kepada orang yang sanggup melakukan nya.adapun terhadap orang yang tidak mempunyai kemampuan, tidak ada kewajiban untuk berjihad.seperti, orang buta,pincang,orang sakit,orang yang sudah tua,orang yang lemah dan terpotong tanganny, orang yang tidak mempunyai nafkah,anak kecil,wanita dan hamba sahaya.
v  Kewajiban sebelum perang

Pelaksanaan jihad merupakan tanggung jawab imam (pemimpin) sehingga semuanya tergantung kepada ijtihad nya. Dalam hal ini, rakyat harus taat dan patuh terhadap kebijakan imam.
v  Siapakah musuh yang boleh dibunuh dan siapakah yang tidak boleh di bunuh ketika dalam peperangan.
Dalam peperangan, diperbolehkan membunuh semua pihak musuh yang ikut berperang, baik yang berstatus sebagai pencetus perang, pengatur strategi, maupun tentara di lapangan.
v  Yang wajib dilakukan Mujahidin sewaktu perang

Ketika berkecamuk perang, para mujahid haruslah menguatkan hati dan pantang mundur menghadapi musuh, jika menurut perhitungan kekuatan musuh memang bisa ditandingi.
v  Tahapan ma’ruf
Ø  Memperkenalkan dan memberi pengajaran atau nasihat sederhana
Ø  Memberi pengajaran atau nasihat dengan kata-kata
Ø  Memberi nasihat dengan perkataan keras dan tegas
Ø  Dengan perbuatan langsung, menggunakan kekuatan dan mencegah seseorang dari melakukan maksiat dan dosa
Ø  Memarahi, memukul dan memberikan ancaman kepada seseorang dari berbuat zalim agar dia berhenti
MENJALIN PERSAUDARAAN DENGAN NON MUSLIM
  Toleransi dalam KBBI adalah sifat atau sikap toleran, dua kelompok yang berbeda kebudayaan saling berhubungan dengan penuh keindahan
  Saudara dalam bahasa al-quran  adalah akh. Kata ini mempunyai makna “persamaan dan keserasian”.
  Agama berpesan bahwa hubungan antar manusia adalah hubungan persaudaraan.
  Nabi mengajarkan kita  “kunjung mengunjungilah dan bertukar hadialah”
Dalam ayat lain menjelaskan “allah tidak melarang mu sekalian untuk berbuat baik dan memberi sebagian hartamu kepada yang tidak seagama dengan mu, selama mereka tidak memusuhimu. Dalam agama atau mengusir kamu dari kampung halaman mu” (Qs. 60:9).
Itulah cerminan persaudaraan yang diajarkan oleh islam
Agama tidak melarang menerima maupun memberi hadiah kepada non muslim, selagi mereka tidak melahirka pencemaran akidah. Ada riwayat Nabi sendiri menerima  hadiah dari penguasa mesir yang beragama kristen, salah satunya seorang gadis bernama mariah.

Al—quran pun menjelaskan “bukan urusan mu memberi petunjuk  kepada mereka. Allah lah yang memberi petunjuk. (al-baqarah:272)
dengan kata lain, ayat diatas menegaskan janganlah mengaitkan  hadiah atau bantuan dengan keimanan dan kekufuran, tetapi pemberian itu semata hanya untuk persaudaraan dan ukhuah antar sesama.
Kesatuan Sumber Agama
Dalam alquran menyebutkan secara berdampingan tempat-tempat suci dimana ajaran agama terbesar yang pertama kali muncul.
Wa al-tini wa al-zaitun wa thurrisiniin wa hadhal al baladul amin (Qs, at-tin 1-3)
Ddan dalam perjanjian lama , dalam kitab ulangan 33:2-3 dinyatakan “ tuhan telah datang di torsina dan telah terbit bagi mereka tin dari seir, kelihata dia dengan gemerlapan cahayanya di gunun paran”
Sejara mencatat dan kenyataan membuktikan bahwa ke empat manusia agang tersebut telah menjadi panutan terbesar bagi ratusan juta umat manusia. Kita juga berkewajiban menghormati serta memberikan kesempatan yang seluas-luasnya bagi pemeluknya, untuk melaksanakan tuntunan yang mereka ajarkan.

Kita dapat simpulkan bahwa tempat bermula munculnya 4 agama itu telah di sebutkan di dalam alquran. Dan itu memberi isyarat bahwa semua agama bersumber dari satu sumber. Hanya saja di sayangkan bahwa akibat berlalunya masa yang berkepanjangan dan adanya campur tangan manusia, maka sedikit atau banyak terjadi penambahan dari aslinya.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar